Puisi

BUKIT PAWULUHAN

( NEGERI DI ATAS AWAN )

Karya: Ikhsani Lukita Sabilah

Langkah demi langkah kuhadapi

Jalanan terjal penuh rintangan dan tantangan

Jalan setapak, bebatuan, bahkan semak belukar

Tidak menjadi alasan untuk menyerah

Jalan berkelok-kelok dengan tanjakan dan turunan yang suram

Kulewati dengan peluh yang membasahi tubuhku

Kerja keras itupun membuahkan hasil

Aku berdiri di tempat yang kuinginkan

Aku melihat betapa indahnya kenikmatan yang telah Tuhan berikan

Bukit-bukit yang cantik

Dengan pesona yang menakjubkan

Entah pagi atau sore, siang atau malam

Keelokannya tak pernah mengecewakan

Langit yang cerah berwarna biru

Perbukitan indah yang diselimuti oleh rerumputan hijau

Dan disandingi oleh hamparan lautan awan yang membentang luas

Bak negeri di atas awan

Indah di pagi hari

Embun yang membasahi rerumputan

Udara segar yang menyejukkan hati

Kulihat tenda-tenda yang berjajar rapi

Dan orang-orang yang sedang menikmati pesona alam ini

Ditemani oleh cahaya sang mentari yang

menyiram keindahan di pagi hari

Waktu terus berjalan

Sang mentaripun mulai menghilang

Dan langit yang berubah warna menjadi jingga

Sungguh tak bisa dikatakan lagi indahnya di sini

        

                             Sragi, 2024

“““““““““““““““““““““““““““““““““““`

LABIRINKU USAI

Fairiz Diaz Ernanda

 

Alangkah melacak keberhasilan

Nian serupa menelusuri labirin

Labirin, tampak sulit digarap

Bagi insan yang benaknya telah terlukis menyerah

Jikalau hanya menengok likunya, tak menelaah jalannya

Percuma, hanya pening kepala yang ada

Namun, jika jalannya pula engkau pelajari          

Maka keberhasilan tampak di depan mata

 

Belokan labirin terkesan rumit

Nan rawan jalan buntu

Tetapi, kuncinya itu jalan yang niscaya engkau harus amati

Selalu ingat dan jangan bimbang pada rintanganya

Tetapi, ingat selalu konsep dari tujuan rintangan itu ada

Yaitu membentuk jalan keberhasilannya

 

Usahamu bagaikan menelusuri labirin

Menjelajah dan meninggalkan jejak di setiap tikungannya

Kemudian, sampailah di titik keberhasilannya

Labirin itu abstrak yang menarik

Panorama yang cantik

Hijau daun yang terkesan lentik

Dan rintangan yang sedang pamit

Jika engkau telah bangkit

 

                                Sragi, Agustus 2024

“““““““““““““““““““““`

 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait